Rambu Larangan Merokok Ini Bakal Buat Karyawan Makin Disiplin!

Jika rambu yang dijual di pasaran dirasa kurang memberi efek jera bagi karyawan bandel, ini waktunya Anda untuk mengingatkan mereka tentang bahaya merokok secara kreatif.

Efeknya mungkin tidak akan secara langsung membuat karyawan jera. Karena memang, merokok atau tidak merupakan hak seseorang. Tapi paling tidak peringatan keras ini akan membuat karyawan perokok taat sesuai aturan yang dibuat oleh HRD.

Rambu-rambu ini dibuat oleh perusahaan kreatif yang mendesain larangan merokok dengan cara sederhana namun nyeleneh. Bisa dibilang mereka membuat simbol dilarang merokok unik. Beberapa diantaranya bahkan menyebutkan kata kasar untuk menggugah si perokok agar mematikan puntungnya. Penasaran? Berikut tanda dilarang merokok kreatif berbahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang mungkin bisa menginspirasi Anda.

Model Klasik Nan Cantik

Jika kantor Anda memiliki desain sederhana, memasang simbol ini mungkin akan menjadi perhatian khusus. Bayangkan saja, apabila ada simbol dengan bentuk hiasan yang klasik menempel pada pintu ruangan kayu yang polos. Orang-orang mungkin tidak akan mengabaikan peringatan ini.

Menempel Pada Rambu Lantai Licin

Anda mungkin bisa request model dilarang merokok unik ke percetakan terdekat dan kemudian menempelkannya pada papan peringatan lantai. Jika tidak ada cleaning service yang bertugas, namun ada papan kuning mungkin orang akan bertanya-tanya. Alih-alih menduga ada lantai yang basah atau licin, namun ternyata setelah diamati papan tersebut memperingatkan karyawan agar tidak merokok di area kerja.

Mengutuk si Perokok Jomblo

Tanda-tanda ini mungkin diskriminatif. Tapi akan menjadi bahan lelucon yang efektif bagi karyawan di kantor. Ketika kata-kata nyeleneh soal larangan merokok menjadi bahan perbincangan, semoga saja pola hidup karyawan di kantor Anda akan berubah menjadi sehat. Dengan memilih tidak merokok.

Mengingatkan Sisi Rohani

Harga rokok sudah melambung tinggi. Pemerintah menerapkan kebijakan itu bukan berarti tidak beralasan. Menaikkan harga rokok diharapkan menjadi upaya pemerintah dalam menekan angka penderita saluran pernapasan. Akan tetapi masih saja ada orang yang merokok karena alasan masih mampu membeli rokok. Padahal, jika dihitung-hitung jumlah tunai yang keluar untuk membeli rokok tidak sedikit. Bahkan setara dengan barang branded atau mungkin lebih baik digunakan untuk beramal. Peringatan dilarang merokok unik ini mungkin bisa menjadi sentuhan kalbu bagi para perokok nakal.