Mitos Vs. Dalil Pemulihan Dari Kecanduan Nikotin

Mitos Vs. Dalil Pemulihan Dari Kecanduan Nikotin

Kalau kamu layaknya banyak orang, kamu mungkin berhenti merokok yang kamu anggap sebagai suatu peristiwa, tugas yang bisa dituntaskan dalam beberapa minggu, maupun paling banyak sebulan. Setelah itu, saat kemauan bagi merokok tetap bertahan di luar apa yang kamu rasa masuk akal, kamu merasa putus asa karena mungkin merasa nyaman tanpa rokok & mulai sejak merokok lagi.

Dalilnya ialah himbauan dilarang merokok ialah suatu proses, tidak suatu peristiwa. Sedangkan penarikan terburuk dari nikotin selesai dalam hitungan minggu, pelepasan dari sisi kebiasaan/emosional dari merokok terjalin lebih lambat. Berikut ialah beberapa kesalahpahaman umum tentang berhenti merokok yang bisa menghambat peluang kamu bagi sukses.

Terus terang, satu-satunya waktu bagi berhenti merokok ialah waktu kamu telah enam kaki di bawah. Saat kamu berhenti merokok, kegunaannya diawali dalam 20 menit dari rokok akhir & terus tumbuh sewaktu bertahun-tahun. Tubuh manusia amat tangguh, & sedangkan tak semua kehancuran yang berhubungan dengan merokok bisa dibatalkan, banyak penyembuhan bisa & mau terjalin.

Secara psikologis, kamu mau memiliki pandangan yang lebih bagus setelah sembuh dari kecanduan nikotin. Sebagian besar dari kami menghabiskan bertahun-tahun terikat dengan rokok. Kami amat mau berhenti, namun masa lalu, menjadi kami merasa lemah, tak berdaya, & dipukuli. Itu mengakibatkan penghancuran harga diri yang lambat, biasanya lambat laun kami tak menyadari apa yang terjalin. Tak heran kalau begitu banyak perokok jangka panjang mengidap kecemasan & depresi.

Berhenti tembakau mau memberdayakan kamu lebih dari yang bisa kamu bayangkan. Begitu mereka menangkapnya, kebanyakan orang menolak bagi membebaskan kebebasan yang datang dari mengambil kembali kontrol yang dicuri kecanduan.

Bagi sebagian besar perokok, memperkenalkan kembali nikotin setelah berhenti mengarah kembali ke merokok penuh masa. Tak ada yang namanya hanya satu batang rokok bagi pecandu nikotin. Merokok, meski hanya sedikit isapan pada rokok, telah cukup bagi membangkitkan hewan buas di dalamnya. & sayangnya, orang yang kambuh kerap menghabiskan masa bertahun-tahun bagi mencoba mendapatkan pijakan dengan penghentian merokok sekali lagi.

Dalilnya ialah bahwa memanjakan bahkan dalam satu batang rokok saja bisa mengakibatkan kekambuhan. Kalau kamu mau menghilangkan kecanduan nikotin dari hidup kamu bagi selamanya, hidupkan filosofi nope — not one puff ever.

Berapa lama kamu dapat mengharapkan mengidam ngidam nikotin?

Jalan bagi kambuh selalu diawali dalam benak kami. Benak yang tak sehat tentang merokok ialah wajar saat kami bergerak melalui pemulihan dari kecanduan nikotin, namun kalau dibiarkan, mereka bisa menimbulkan permasalahan. Sudah dikatakan bahwa manusia memiliki lebih dari 60. 000 benak tiap hari. Kamu mungkin mau terkejut tahu bahwa banyak dari apa yang kami katakan pada diri kami ialah negatif & merugikan diri sendiri. Kami kerap kali ialah kritik terburuk kami sendiri.

Dengarkan pemikiran kamu & perbaiki yang kontraproduktif dengan segera. Jangan beri mereka kesempatan bagi bernanah & mendapatkan momentum. Tak permasalahan apakah kamu memercayai koreksi — benak kamu mencermati, & hanya ini yang penting.

Memperbaiki cara berpikir yang salah mau membantu kamu tetap berada di kursi pengemudi dengan program berhenti kamu.

Kami semua memiliki keahlian bagi menjadi transformasi dalam pemikiran kami yang mau membebaskan kami dari kecanduan nikotin. Orang-orang yang kehabisan kebiasaan merokok bertahun-tahun setelah itu tak membebaskan ikatan emosional yang mereka miliki dengan merokok & biasanya memikirkannya dengan cara yang suka suka, nostalgia, maupun romantis. Mereka bahkan mungkin mengatakan pada diri sendiri secara tak sadar (maupun secara sadar) bahwa berhenti ialah suatu pengorbanan. Mereka berhenti merokok karena terpaksa, namun mereka suka merokok.

Pemikiran yang salah semacam ini mau menjadi benih kecanduan tetap hidup, siap bagi berakar kembali saat kesempatan timbul dengan sendirinya. Namun jangan salah, ini ialah benak kamu yang menahan kamu, tidak rokok.

Apakah kamu mungkin menjalakan ikatan yang kurang baik karena transformasi sikap pada posisi kamu? Pergerakan terjalin dalam anggapan kamu, & begitu benak kamu menikung ke sudut ini, tak ada jalan bagi kembali. Itu mirip dengan sisi mental kecanduan.

Begitu kami tahu kebutuhan raga mau rokok, yang tersisa ialah ikatan emosional dengan merokok, yang kebanyakan didasarkan pada ritual. Mengganti benak & kebiasaan ini bisa menghindari kekambuhan.

Kebiasaan merokok amat kokoh namun bisa diprogram ulang. Tambahkan sedikit pendidikan tentang kecanduan nikotin & sokongan dari orang-orang yang sedang mengalami apa yang kamu kerjakan pada program berhenti kamu. Itu mau menjadi semua perbandingan dalam membantu kamu secara permanen membebaskan diri dari kemauan bagi merokok.

Pertahankan diri kamu di saat-saat waktu itu di hari itu, & bersyukurlah bagi tiap & tiap hari kamu bebas rokok. Sabarlah dirimu & anggap masa sebagai salah satu dari temanmu yang berhenti. Semakin banyak kamu menempatkan diantara diri kamu & rokok akhir yang kamu merokok,