Mudah! Ternyata Begini Langkah Dalam Balik Nama Sertifikat Tanah

Zaman sekarang ini sertifikat tanah menjadi satu hal yang sangat penting, pasalnya banyak kasus sengketa, pengusuran bangunan dan pertikaian akibat dari kepemilikan ganda ataupun ketidakadaan sertifikat tanah. Anda pasti tidak menginginkan bila hal tersebut terjadi pada anda bukan? Oleh karena itu, sangatlah penting membalik nama tanah menjadi kepemilikan anda bila anda membeli sebuah tanah pada seseorang. Anda belum pernah membalik nama sertifikat tanah sebelumnya? Takut ribet atau susah? Tenang, ternyata tidak seribet itu kok, berikut ini langkah-langkah yang akan mempermudah anda dalam proses balik nama sertifikat tanah.

Begini Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Dalam Proses Balik Nama Sertifikat Tanah

Langkah Dalam Balik Nama Sertifikat Tanah

Ada beberapa langkah penting yang harus anda lakukan tahap demi tahap agar proses balik nama sertifikat tanah anda berjalan dengan lancar. Begini lho langkah-langkahnya.

1. Wajib bayar BPHTB dulu ya agar bisa ke langkah selanjutnya

BPHTB merupakan singkatan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Ini merupakan pajak yang harus anda bayar kan terlebih dahulu agar proses balik nama dapat dilakukan. Bila anda belum membayar lunas pajak ini jangan sekali-kali berharap keinginan anda dalam membalik nama sertifikat tanah dapat diproses ya.

Langkah Dalam Balik Nama Sertifikat Tanah

2. Pemilik tanah sebelumnya wajib lunasi Pph

Berbeda dengan BPHTB yang harus dibayarkan oleh si pemilik tanah yang baru, Pph atau pajak penghasilan ini harus dibayarkan oleh si pemilik tanah yang lama. Dan memastikan Pph lunas dibayar ini penting dalam proses balik nama sertifikat tanah. Ingat bayar lunas dulu baru proses selanjutnya dapat dilakukan.

Simak Juga : Ini Dia Perhitungan Lengkap Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah

3. Siapkan semua dokumen yang diperlukan, jangan sampai ada yang tertinggal

Nah langkah selanjutnya setelah kedua pajak tersebut dibayar lunas yaitu kumpulkan dan lengkapi semua dokumen yang diperlukan. Bila ada yang tertinggal atau kurang lengkap maka risikonya adalah proses balik nama anda akan terbengkalai atau tidak diproses. Proses balik nama sertifikat akan masuk dalam antrean setelah semua dokumen yang ada lengkap. Tanpa perlu basa-basi lagi ini lho dokumen-dokumen yang harus anda lengkapi.

  • Berkas permohonan balik nama yang pastinya sudah ditanda tangani.
  • Surat kuasa otentik jika permohonan dikuasakan oleh orang lain. (Opsional bila diperlukan)
  • Akta Jual Beli atau AJB.
  • Fotokopi KTP si penjual, pembeli, dan atau si kuasa bila permohonan dikuasakan.
  • Bukti pelunasan atau setoran lunas BPHTB dan Pph.
  • Sertifikat tanah asli (yang lama).

4. Pilih mau mengurus sendiri atau meminta bantuan pihak PPAT

Langkah keempat yang harus anda lakukan yaitu memilih apakah hendak mengurus semuanya sendiri dengan mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional setempat atau meminta bantuan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan membeli imbalan atau bayaran bagi pejabat PPAT tersebut. Bila anda orang yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu luang untuk sekedar antre di kantor PPAT, lebih baik memilih cara kedua yaitu meminta bantuan pihak PPAT. Tenang bayaran yang dibayarkan ke pejabat PPAT tidak mahal kok hanya sekitar 0,5 persen hingga 1 persen dari total nilai transaksi saja. Namun bila anda ingin mengurusnya sendiri, biaya yang akan anda keluarkan nantinya tergantung dari NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) tanah.

5. Ketahui jangka waktunya, menunggu dengan sabar

Langkah terakhir yang anda lakukan setelah keempat tahap itu dilakukan adalah menunggu. Lamanya proses balik nama sertifikat tanah adalah 5 hari jam kerja. Oleh karena itu, jangan sampai anda bolak-balik dan keinginan anda tidak segera diproses karena syarat-syarat di atas belum anda lengkapi terlebih dahulu, bisa-bisa semakin lama selesainya.

Bagaimana sederhana bukan? Ingat ya sertifikat tanah sangat penting karena itu merupakan bukti sah dalam kepemilikian sebuah tanah. Karena proses balik nama yang juga tidak begitu susah dilakukan maka jangan malas-malasan dalam mengurusnya agar hidup anda dan keluarga aman tanpa sengketa lahan.