Banyak Bandar Togel ditangkap Bukan Berarti Indonesia Aman Dari Togel, Berikut Rangkuman Beritanya

Banyak Bandar Togel ditangkap Bukan Berarti Indonesia Aman Dari Togel, Berikut Rangkuman Beritanya

Tak salah rasanya jika semua bandar togel dianggap sebagai penipu, sebab aktualnya memang bandar togel penipu bukan hisapan jempol semata. Togel menjadi satu di antara sekian jenis judi klasik yang sudah dikenal sejak lama dan bertahan sampai detik ini. Naasnya togel cukup populer di tanah air, dan pecandunya bahkan bisa dengan mudah ditemui di berbagai daerah dan kota.

Togel yang marak dimainkan oleh orang yang kecanduan judi memang menjadi sumber keresahan masyarakat luas. Berhubung praktek togel ini ilegal maka banyak aduan disampaikan ke kepolisian dan banyak bandar dibekuk. Namun tingginya kasus penangkapan dan penggerebekan bandar togel, ternyata tidak menandakan Indonesia aman dari bahaya togel tersebut.

Kasus Bandar Togel yang Berhasil Dibekuk 

Kasus Bandar Togel yang Berhasil Dibekuk 

Sebab bandar togel baru dengan modus lebih cerdik akan tumbuh di tengah masyarakat. Diharapkan aduan dan keikutsertaan masyarakat untuk memberantas judi ini dapat meningkat pula. Bukti keseriusan aparat dalam memberantas judi terlihat dari banyaknya bandar yang berhasil dibekuk, berikut ulasan informasinya:

1. Penangkapan bandar togel Majalaya 

YR yang tercatat sebagai salah satu warga di Desa Majasetra, Majalaya, Bandung ini dalam semalam resmi menjadi tersangka bandar togel. Oleh aparat di Bandung YR ini diketahui menjalankan bandar togel di kawasan Majalaya dan berhasil digrebek pada awal bulan September 2019 kemarin. Sidang pun digelar untuk membuktikan peran YR sebagai pengelola bandar togel pangkalantoto.

2. Penangkapan pengepul togel di Tanjung Selor 

Kasus berikutnya dilansir dari Tanjung Selor, Kalimantan Utara yakni dibekuknya tiga pelaku berusia lanjut yang diketahui menjalankan praktek togel. Yakni Ha (63), Sy (60), dan Ro (34) yang ditangkap dari aduan masyarakat di Tanjung Selor. Ketiganya memang diketahui terbukti menjual togel di berbagai wilayah di Tanjung Selor. Sehingga dibekuk dan diancam dengan hukuman penjara sampai 9 tahun.

3. 7 kasus pembekukan bandar togel di Surabaya 

Beralih ke Surabaya, pada pertengahan Februari 2019 lalu hanya dalam waktu 2 minggu kepolisian mampu mengungkap 7 kasus togel. Penangkapan ini diakui pihak kepolisian berasal dari berbagai daerah. Sebut saja seperti daerah Bululawang dan Pakis yang kebetulan sama-sama masuk ke dalam wilayah kota Malang, Jawa Timur.

Ulasan berita penangkapan pelaku togel di atas membuktikan jika praktek togel di tanah air masih terbilang mengkhawatirkan. Kasus ini tentu menjadi himbauan bagi masyarakat untuk waspada, tak hanya masyarakat Surabaya namun juga daerah lainnya. Keterlibatan semua pihak bisa menekan bahaya yang ditimbulkan bandar togel pangkalantoto penipu.